PELATIHAN DESAIN GRAFIS DIIKUTI BELASAN MAHASISWA IPB UNIVERSITY

Picture4
Berita / Pengumuman

PELATIHAN DESAIN GRAFIS DIIKUTI BELASAN MAHASISWA IPB UNIVERSITY

Oleh : Ghilandy Ramadhan

Komisi Kemahasiswaan Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) FEMA IPB University sukses menyelenggarakan Pelatihan Softskill selama dua hari, pada 23–24 Agustus 2025. Kegiatan ini menghadirkan Adhitiya Muktafa A. M., S.KPm, seorang desainer grafis dari komunitas Kebun Merdesa, sebagai pembicara utama.

Pelatihan ini diikuti oleh belasan mahasiswa dari berbagai jurusan di IPB University, yang antusias untuk memperdalam keterampilan desain grafis sekaligus memperluas wawasan akademik.

Pada hari pertama, peserta diajak untuk memahami bahwa setiap orang memiliki potensi dalam bidang desain grafis. Dengan hadirnya berbagai aplikasi desain yang mudah diakses, seperti Canva, kemampuan tersebut dapat diasah dan dimanfaatkan secara kreatif oleh mahasiswa.

Sementara itu, hari kedua berfokus pada penerapan desain grafis dalam konteks akademik, khususnya dalam penulisan infografis. Infografis dipandang sebagai media penting untuk menyampaikan hasil riset agar lebih komunikatif, menarik, dan mudah dipahami audiens yang lebih luas.

Adhitiya menekankan bahwa desain memang sangat dipengaruhi oleh preferensi pribadi, namun terdapat prinsip umum yang sebaiknya diperhatikan, terutama dalam dunia akademis. “Meskipun pada akhirnya desain adalah soal selera, namun ada keumuman-keumuman yang patut dipertimbangkan, apalagi dalam konteks akademis,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pelatihan ini masih akan berlanjut pada 6 September 2025, di mana para mahasiswa peserta akan menampilkan project akhir berupa hasil penugasan desain grafis yang telah mereka kerjakan. Sesi ini menjadi ajang apresiasi sekaligus pembuktian keterampilan yang diperoleh selama pelatihan.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan desain grafis, baik untuk kebutuhan personal, organisasi, maupun akademik, sehingga memperkuat kapasitas komunikasi dan pengembangan masyarakat.