SKPM, Tidak Sekedar Teori, tapi juga Empati, Keberpihakan dan Menghargai Perbedaan

Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) adalah departemen yang menarik perhatian saya untuk melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya. Awalnya memang sangat asing mendengar nama departemen ini. Saya beserta teman-teman yang lain juga baru pertama kali mendengar nama departemen ini. Maklumlah, jurusan yang populer untuk anak IPA adalah kedokteran, farmasi, sains, atau teknik. Tapi nama departemen ini akhirnya membawa saya untuk menetapkan satu-satunya pilihan saya pada SNMPTN Undangan tahun 2012. Ya, saya hanya memilih Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor dari tiga pilihan yang bisa saya pilih.

Setelah menjadi bagian dari departemen ini selama kurang lebih 3,5 tahun, saya menyadari bahwa keputusan yang telah saya ambil tidak salah. Saya mendapatkan banyak hal dari departemen ini. Dosen yang memiliki kredibilitas yang tinggi, mata kuliah yang mampu membuka wawasan baru, pelayanan yang cepat dari staf yang handal, dan teman-teman seperjuangan yang mengagumkan.

SKPM tidak hanya mengajarkan saya tentang teori tapi juga tentang kehidupan. Tentang bagaimana cara berempati, tentang bagaimana cara berkomunikasi dengan baik, tentang bagaimana menjadi pribadi yang lebih peka, tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin, tentang bagaimana cara membangun hubungan baik, tentang bagaimana cara menumbuhkan rasa percaya diri, tentang bagaimana cara menghargai perbedaan, dan tentang bagaimana cara kita bersyukur atas apa yang kita miliki.

SKPM adalah paket lengkap dengan racikan mata kuliah yang luar biasa dan didukung oleh penyampaian dosen yang komunikatif. Jadi apakah ada alasan untuk tidak memilih departemen ini? Saya rasa jawabannya tidak.

Ditulis oleh: Azkiyyatus Syariifah (SKPM 49)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*