Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran dalam program studi. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan ada dan tegaknya aturan, tatacara pemilihan pimpinan, etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium, dan studio). Sistem tata pamong (input, proses, output dan outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan,  dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas.

Sitem norma dan nilai yang dianut di Departemen KPM adalah system yang menjunjung Penghargaan terhadap prestasi dan pencapaian kualitas terus digalakkan untuk membina budaya prestasi dan kualitas pada sivitas akademika di Departemen KPM. Penghargaan yang diberikan antara lain pemberian kepercayaan pada tugas/jabatan, kenaikan pangkat/jabatan menurut peraturan yang berlaku, insentif (mengajar, membimbing, ujian, kepanitiaan, supervisi, rapat dll.), pengakuan, sertifikat dan hadiah lainnya.  Dalam

Kepemimpinan di tingkat departemen dilaksanakan oleh ketua departemen dibantu oleh sekretaris departemen. Kepemimpinan didistribusikan pada tingkat-tingkat di bawahnya sesuai dengan tugas dan kewenangannya

Pada tingkat departemen, bila ketua departemen berhalangan, tugasnya dialihkan kepada sekretaris departemen. Hal yang sama, pada tingkat komisi, apabila ketua komisi berhalangan, pelaksanaan tugas dilaksanakan oleh sekretaris komisi yang telah ditetapkan oleh ketua departemen. Pada prinsipnya tugas-tugas didistribusikan pada masing-masing unsur di departemen sesuai tugas dan wewenangnya masing-masing.

Akuntabilitas pelaksanaan tugas dilakukan dengan cara pelaporan hasil pelaksanaan tugas kepada atasannya masing-masing baik secara langsung (lisan) maupun tertulis dan presentasi. Selain itu, hasil-hasil pelaksanaan tugas yang bersifat umum untuk diketahui, dilakukan dengan presentasi di hadapan seluruh staf Departemen KPM pada berbagai pertemuan, seperti dalam rapat departemen, rapat pimpinan departemen, rapat bagian, dan pertemuan setiap hari Rabu (Acara Pertemuan Rabuan). Ketua Komisi Pendidikan  menyampaikan perkembangan kegiatan dan hasilnya secara keseluruhan di hadapan dosen Departemen KPM sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun. Ketua departemen menyampaikan laporan program, hasil pelaksanaan program, dan rencana pengembangan Departemen KPM di depan sivitas akademika (dosen, mahasiswa dan pegawai) pada minggu pertama  setiap bulan (acaranya disebut Rabuan Bersama Dosen dan Pegawai). Sebagai laporan keseluruhan program, pada akhir tahun disusun Laporan Tahunan Departemen KPM yang disampaikan kepada Dekan, Rektor dan juga para Kepala Bagian di Departemen KPM. Selain itu Portofolio Departemen KPM disusun tiap tahun yang harus disampaikan kepada Rektor IPB setiap bulan September.

Dalam pengembangan kebijakan di Departemen KPM, para dosen, mahasiswa dan pegawai dilibatkan untuk mengerahkan partisipasi mereka dalam mendukung usaha-usaha pencapaian tujuan. Walaupun demikian, partisipasi masing-masing unsur sivitas akademika disesuiakan dengan kapabilitas, tugas dan kewenangannya yang berkaitan dengan spesifikasi kebijakan yang akan dikembangkan. Pengambilan keputusan dalam pengembangan kebijakan dilakukan dengan mekanisme-mekanisme: a) Rapat Departemen, b) Rapat Pimpinan Departemen, dan Rapat Bagian.

Seperti telah dipaparkan, dosen dan pegawai dilibatkan dalam membantu pengelolaan dan pengkoordinasian pelaksanaan program di Departemen KPM sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing. Pada Organisasi Departemen KPM, jabatan Sekretaris Departemen, Koordinator Mayor, Kepala Bagian, Komisi, Penanggungjawab dipegang oleh dosen. Jabatan Kepala Tata Usaha beserta Staf Administrasi dipegang oleh pegawai Departemen KPM. Semuanya bekerjasama untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.