Indonesia Development Forum (IDF) 2017

Setelah dua bulan meminta surat kabar, 44 entri berisi gagasan terobosan tentang bagaimana menangani masalah ketidakadilan di Indonesia telah dipilih untuk dipresentasikan di Forum Perkembangan Indonesia (IDF) di Jakarta pada 9-10 Agustus 2017.

Sebanyak 44 pemenang dipilih dari ratusan entri di 11 sub tema yang diajukan oleh mahasiswa, akademisi, pembuat kebijakan, profesional pembangunan dan pemangku kepentingan lainnya dari seluruh Indonesia dan luar negeri, termasuk Australia, Malaysia, Jepang, Jerman, Belanda dan Denmark.

“Saya senang untuk mencatat bahwa kami menerima total 555 makalah dari masyarakat luas, termasuk mahasiswa. Ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia juga sangat peduli untuk mengurangi ketidaksetaraan di negara kita, “kata Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia.

“Kami telah memilih 44 dari kiriman ini untuk dipresentasikan di forum. Ini bagaimana BAPPENAS akan melibatkan masyarakat Indonesia sehingga kita dapat memiliki keragaman pandangan dan mungkin akan menemukan solusi inovatif baru. ”

BAPPENAS menjadi tuan rumah IDF dua hari, yang akan mengumpulkan pejabat tinggi pemerintah, pakar pembangunan, dan pemangku kepentingan utama lainnya untuk membahas solusi terhadap masalah ketidaksetaraan yang semakin mendesak.

Didukung oleh Knowledge Sector Initiative (KSI), sebuah program gabungan antara pemerintah Indonesia dan Australia, forum tersebut pada saat yang sangat penting ketika ekonomi terbesar Asia Tenggara beralih dari ekonomi manufaktur berbasis komoditas dan manufaktur rendah menuju yang lebih tinggi. Model pertumbuhan nilai tambah. Tanpa kebijakan inklusif yang kuat, transisi ini berisiko memperburuk ketidaksetaraan, membuat lebih banyak orang Indonesia ketinggalan.

“Salah satu tujuan utama Forum Pembangunan Indonesia adalah menginspirasi inovasi yang akan menciptakan terobosan bagi Indonesia, dan kami yakin makalah ini akan menjadi kontribusi yang signifikan untuk itu,” kata Petrarca Karetji, Pemimpin Tim KSI.

Dia menambahkan bahwa setiap tahun forum tersebut akan membahas dan mengangkat isu-isu kritis yang dapat mengganggu visi ideal Indonesia 2045. “Yang pertama adalah ketidaksetaraan dan tema tahun depan adalah Disparitas Daerah. Ini adalah proses untuk memperkuat jalinan bangsa. ”

Daftar pemenang untuk masing-masing dari 11 subtema tersebut adalah sebagai berikut:

1 Mengakhiri Siklus Korupsi dan Ketidaksetaraan
2 Dampak Inklusi Keuangan dan Kewirausahaan Sosial terhadap Ketimpangan Pendapatan
3 Masa Depan Petani Petani Kecil: Memberi Makan Dunia dan Mempertahankan Pendapatan
4 Ketidaksetaraan Perangkap di Dinamika Perkotaan
5 Teknologi dan Ketidaksetaraan: Dimana Kita dan Dimana Kita Akan Berada?
6 Pertumbuhan Ekonomi Inklusif: Bagaimana Haruskah Indonesia Beradaptasi terhadapnya?
7 Jaminan Sosial: Cara untuk Meningkatkan
8 Lihatlah ke Timur: Masa Depan Indonesia
9 Ketidaksetaraan dan Konteksnya
10 Kebijakan Fiskal dan Investasi Afirmatif untuk Mengurangi Ketidaksetaraan Pendapatan
11 Memerangi Kemiskinan dan Ketidaksetaraan melalui Penyediaan Layanan Dasar

*registrasi online:

Indonesia Development Forum (IDF) 2017

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*