Pengumuman Lolos Wawancara Calon Asisten Matakuliah Sosiologi Umum

[SKPM – 02/09/2017] Tim matakuliah Sosiologi Umum – SKPM IPB dengan ini mengumumkan peserta lolos seleksi wawancara calon asisten Sosiologi Umum semester ganjil 2017/2018. Selanjutnya bagi yang lolos seleksi wajib hadir pada pertemuan calon asisten sosiologi umum yang dilaksanakan pada:

  • Senin, 04 September 2017
  • Pukul 17.00 – selesai
  • Ruang Rabuan SKPM – IPB

Daftar peserta yang lolos seleksi bisa di download disini.

Kami mengucapkan terima kasih bagi pada peserta wawancara yang tidak lolos seleksi, semoga sukses dalam kegiatan akademik yang lain dan pada kesempatan berikutnya.

Jadwal Seleksi Wawancara Calon Asisten Matakuliah Sosiologi Umum Semester Ganjil 2017/2018 (2)

Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) dengan ini mengumumkan jadwal seleksi wawancara calon asisten Sosiologi Umum semester ganjil 2017/2018. Adapun kelengkapan administrasi yang perlu dibawa adalah:

  1. Surat lamaran ke koordinator MK Sosiologi Umum
  2. CV
  3. Transkrip nilai
  4. Foto 4×6 berwarna 1 lembar

Daftar seleksi wawancara calon asisten sosiologi umum dapat di download:

  1. Ruang KPM 413 (Jam 09.00-12.00)
  2. Ruang KPM 313
  3. Ruang KPM 201
  4. Ruang Dosen an. Mahmudi Siwi (Gedung SKPM, Level 4)
  5. Ruang KPM 413 (Jam 13.00-16.00)
  6. Ruang Dosen an. Martua Sihaloho

Bagi peserta wawancara WAJIB hadir 15 menit sebelum jadwal wawancara

Jadwal Seleksi Wawancara Calon Asisten Matakuliah Sosiologi Umum Semester Ganjil 2017/2018

Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) dengan ini mengumumkan jadwal seleksi wawancara calon asisten Sosiologi Umum semester ganjil 2017/2018. Adapun kelengkapan administrasi yang perlu dibawa adalah:

  1. Surat lamaran ke koordinator MK Sosiologi Umum
  2. CV
  3. Transkrip nilai
  4. Foto 4×6 berwarna 1 lembar

Daftar seleksi wawancara calon asisten sosiologi umum dapat di download disini.

Bagi peserta wawancara WAJIB hadir 15 menit sebelum jadwal wawancara

Adapun bagi pelamar yang namanya belum tercantum, akan dijadwalkan pada SELASA, 29 AGUSTUS 2017 dan akan diumumkan melalui website ini.

Open Recruitment Asisten MK. Komunikasi Massa TA. 2017/2018

Dalam rangka memasuki tahun ajaran baru 2017/2018, Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) membuka pendaftaran untuk menjadi ASISTEN PRAKTIKUM MK. KOMUNIKASI MASSA (KPM 214).

Adapun persyaratan sebagai berikut:

  • Surat Lamaran + Curriculum Vitae ditujukan kepada Kordinator MK Komunikasi Massa
  • Melampirkan pasphoto 4×6 satu buah ditempel di CV (berikut softcopynya)
  • Nilai Komunikasi Massa min B (ditujukan dengan nilai di transkrip)
  • Bagi Asisten lama yang masih berminat hanya dimintakan melaporkan diri kepada Kordinator MK Komass
  • Batas waktu diterimanya lamaran adalah tanggal: 4 September 2017
  • Berkas di kirimkan ke Sekretariat PS.KPM Lt 5 FEMA IPB atau bisa dikirim melalui email: hadi62komass@gmail.com

Gallery Berita IPB Agustus 2017

Berita IPB Di Media Online, 10 Agustus 2017

1. IPB Gelar Pelatihan Biosafety untuk Praktisi Laboratorium
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/08/09/oufcjm284-ipb-gelar-pelatihan-biosafety-untuk-praktisi-laboratorium

2. IPB beri pelatihan biosafety untuk praktisi laboratorium
http://www.antaranews.com/berita/645757/ipb-beri-pelatihan-biosafety-untuk-praktisi-laboratorium

3. Para Pakar Biologi Dunia Kumpul di IPB
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/08/09/ouf5wk374-para-pakar-biologi-dunia-kumpul-di-ipb

4. Para Pakar Biologi Dari Berbagai Negara Kumpul di IPB
http://bogor.tribunnews.com/2017/08/09/para-pakar-biologi-dari-berbagai-negara-kumpul-di-ipb

5. IPB Gelar Kursus Untuk Pengelolaan UMKM, Pesertanya Ada dari Luar Negeri
http://bogor.tribunnews.com/2017/08/09/ipb-gelar-kursus-untuk-pengelolaan-umkm-pesertanya-ada-dari-luar-negeri

6. FKH IPB Latih Para Praktisi Laboratorium Berbagai Institusi
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31447/fkh-ipb-latih-para-praktisi-laboratorium-berbagai-institusi

7. Departemen Manajemen FEM IPB Inisiator Summer Course Internasional Untuk Pengelolaan UKM
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31446/departemen-manajemen-fem-ipb-inisiator-summer-course-internasional-untuk-pengelolaan-ukm

8. Peneliti IPB Prediksi Risiko Kekeringan Areal Sawah Indramayu
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31452/peneliti-ipb-prediksi-risiko-kekeringan-areal-sawah-indramayu

9. Para Pakar Biologi Dunia Kumpul Di IPB
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31453/para-pakar-biologi-dunia-kumpul-di-ipb

10. Pakar IPB Teliti Keragaman Genetik Belut Sawah Asal Jawa Barat
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31444/pakar-ipb-teliti-keragaman-genetik-belut-sawah-asal-jawa-barat

11. Ambang Rasa Umami dari MSG dalam Makanan
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31442/ambang-rasa-umami-dari-msg-dalam-makanan

12. Peneliti IPB Ciptakan Budidaya Bawang Merah Gunakan Irigasi Spray Hose
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31459/peneliti-ipb-ciptakan-budidaya-bawang-merah-gunakan-irigasi-spray-hose

13. Alat Ekstraksi Minyak Atsiri Karya Mahasiswa IPB, Lolos PIMNAS 2017
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31441/alat-ekstraksi-minyak-atsiri-karya-mahasiswa-ipb-lolos-pimnas-2017

14. Peneliti IPB Atasi Stres Ayam Broiler Dengan Kombinasi Vitamin Dan Mineral
http://megapolitan.antaranews.com/berita/31473/peneliti-ipb-atasi-stres-ayam-broiler-dengan-kombinasi-vitamin-dan-mineral

15. Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Mengajar di Thailand, Ini Ceritanya!
http://news.okezone.com/read/2017/08/07/65/1751247/mahasiswa-indonesia-berkesempatan-mengajar-di-thailand-ini-ceritanya

========================
Informasi ini disampaikan oleh:
Biro Hukum, Promosi dan Humas
Institut Pertanian Bogor
http://ipb.ac.id
http://humas.ipb.ac.id
http://ipbmag.ipb.ac.id
http://media.ipb.ac.id
http://greencampus.ipb.ac.id
Telp: 0251-8425635
WA :  085880584908
Email: humas@ipb.ac.id

Berita IPB Di Media Online, 9 Agustus 2017

Berita IPB Di Media Online, 9 Agustus 2017

Berikut tersaji berita IPB Di Media Online, 9 Agustus 2017
1. Menko PMK : Perguruan Tinggi Perlu Terlibat Dalam Pembangunan
2. Pakar IPB Kenalkan Teknologi Pengolahan Beras Premium
3. Peneliti IPB Paparkan Teknik Olah Beras Mutu Rendah Jadi Premium
4. IPB: Harga Beras Tinggi Karena Masalah di Hulu
5. ‘Saatnya Bu Susi Fokus Urusi Garam’
6. KKN-Tematik IPB Tingkatkan Masyarakat yang Lebih Produktif
7. Peneliti IPB Temukan Tiga Jenis Umpan Dalam Memerangi Tikus
8. Belum Diwisuda, Mahasiswa IPB Langsung Keterima Kerja di Perusahaan Ternama
9. IPB Kenalkan Teknologi Pengolahan Beras Premium
10. Garam Langka dan Mahal, Akademisi Bikin Solusinya, Apa Itu?
11. Mahasiswa IPB Turut Serta Wujudkan Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020
========================
Informasi ini disampaikan oleh:
Biro Hukum, Promosi dan Humas
Institut Pertanian Bogor
Telp: 0251-8425635
WA :  085880584908

Puan Maharani: Solusi Pembangunan Manusia Ada di Fema IPB

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Puan Maharani, mengatakan solusi semua permasalahan menyangkut pembangunan manusia saat ini ternyata sudah ada di Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini disampaikannya saat orasi dalam rangka Dies Natalis Fema IPB ke-12 di Auditorium Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Senin (7/8).

“Akhir-akhir ini saya rapat koordinasi tentang masalah Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam setiap rapat yang membahas tentang SDGs, saya mengundang semua ahli gizi terkemuka. Saya undang Menkes dan lain-lain yang terkait, tetapi masih belum ketemu solusi yang tepat. Namun, setelah melihat prestasi dan capaian Fema IPB, semua yang menjadi pekerjaan rumah saya sudah ada solusinya di sini. Ke depan, saya akan undang Fema IPB untuk membantu kami (pemerintah) guna bersama-sama mengatasi persoalan pembangunan manusia Indonesia,” ujarnya di hadapan ratusan sivitas akademika IPB.

Ke depan, fakultas yang hanya ada satu di Indonesia ini akan digandeng Kemenko PMK untuk membantu mengatasi semua persoalan tentang pembangunan manusia. Menurutnya, paparan singkat tentang Fema dan capaian-capaiannya telah menguraikan semua persoalan yang dihadapinya di Kemenko PMK.

“Setelah mendengarkan paparan tentang Fema, saya merasa pekerjaan rumah saya di Kemenko PMK sudah mulai terurai. Semua yang berat-berat saya serahkan ke Fema,” ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (8/8).

Rektor IPB Prof  Dr Herry Suhardiyanto mengatakan persoalan pangan dan gizi semuanya terkait dengan kompetensi yang ada di Fema. Beberapa tahun terakhir sejak berdiri tahun 2005, Fema sudah menunjukkan berbagai prestasi dan capaian.

“Selama 12 tahun berdiri, FEMA sudah mulai menunjukkan capaian dan prestasi yang membanggakan. Saya harap capaian ini menjadi penghela untuk membangkitkan semangat Fema ke depan,” ujarnya.

Adapun capaian-capaian yang dimaksud, kata Dekan Fema  Dr Arif Satria, dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), Fema telah menyampaikan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai garis baru angka kemiskinan, menganalisis data mentah dari BPS tentang survei rumah tangga ekonomi, dan lain-lain.

“Goals kedua yaitu tentang pangan. Kami memiliki Program Gizi Anak Sekolah (Progras) yang diinisiasi tahun lalu. Progras ini tujuannya untuk peningkatan status gizi anak, edukasi gizi dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat. Sudah ada seribu siswa di seluruh Indonesia yang teredukasi. Progras ini bisa diduplikasi ke tempat lain. Dari hasil upaya kami untuk meningkatkan status gizi remaja, tingginya status anemia anak sekolah berhasil diturunkan,” ujar Dr  Arif.

Selain Progras, Fema juga mengembangkan kantin sehat terjangkau untuk mahasiswa Bidikmisi, kerja sama dengan Sari Husada. Hal itu dalam rangka peningkatkan kualitas sumberdaya manusia untuk penyempuraan program empat sehat lima sempurna.

Untuk program penyempurnaan empat sehat lima sempurna, Fema IPB telah mengedukasi 91 Posyandu dan sekira 4 ribu orang ibu yang sudah teredukasi. Selain itu, Fema juga bekerjasama dengan Pemkot Bogor membuat mobil anti galau, yakni pusat layanan konseling kesehatan dan gizi keluarga yang memberdayakan ibu-ibu PKK bogor.

“Dengan semua sumberdaya yang ada di Fema, tentu kita semua siap untuk menyupport Kemenko PMK,” ujarnya.

*sumber:republika.co.id

Indonesia Development Forum (IDF) 2017

Setelah dua bulan meminta surat kabar, 44 entri berisi gagasan terobosan tentang bagaimana menangani masalah ketidakadilan di Indonesia telah dipilih untuk dipresentasikan di Forum Perkembangan Indonesia (IDF) di Jakarta pada 9-10 Agustus 2017.

Sebanyak 44 pemenang dipilih dari ratusan entri di 11 sub tema yang diajukan oleh mahasiswa, akademisi, pembuat kebijakan, profesional pembangunan dan pemangku kepentingan lainnya dari seluruh Indonesia dan luar negeri, termasuk Australia, Malaysia, Jepang, Jerman, Belanda dan Denmark.

“Saya senang untuk mencatat bahwa kami menerima total 555 makalah dari masyarakat luas, termasuk mahasiswa. Ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia juga sangat peduli untuk mengurangi ketidaksetaraan di negara kita, “kata Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia.

“Kami telah memilih 44 dari kiriman ini untuk dipresentasikan di forum. Ini bagaimana BAPPENAS akan melibatkan masyarakat Indonesia sehingga kita dapat memiliki keragaman pandangan dan mungkin akan menemukan solusi inovatif baru. ”

BAPPENAS menjadi tuan rumah IDF dua hari, yang akan mengumpulkan pejabat tinggi pemerintah, pakar pembangunan, dan pemangku kepentingan utama lainnya untuk membahas solusi terhadap masalah ketidaksetaraan yang semakin mendesak.

Didukung oleh Knowledge Sector Initiative (KSI), sebuah program gabungan antara pemerintah Indonesia dan Australia, forum tersebut pada saat yang sangat penting ketika ekonomi terbesar Asia Tenggara beralih dari ekonomi manufaktur berbasis komoditas dan manufaktur rendah menuju yang lebih tinggi. Model pertumbuhan nilai tambah. Tanpa kebijakan inklusif yang kuat, transisi ini berisiko memperburuk ketidaksetaraan, membuat lebih banyak orang Indonesia ketinggalan.

“Salah satu tujuan utama Forum Pembangunan Indonesia adalah menginspirasi inovasi yang akan menciptakan terobosan bagi Indonesia, dan kami yakin makalah ini akan menjadi kontribusi yang signifikan untuk itu,” kata Petrarca Karetji, Pemimpin Tim KSI.

Dia menambahkan bahwa setiap tahun forum tersebut akan membahas dan mengangkat isu-isu kritis yang dapat mengganggu visi ideal Indonesia 2045. “Yang pertama adalah ketidaksetaraan dan tema tahun depan adalah Disparitas Daerah. Ini adalah proses untuk memperkuat jalinan bangsa. ”

Daftar pemenang untuk masing-masing dari 11 subtema tersebut adalah sebagai berikut:

1 Mengakhiri Siklus Korupsi dan Ketidaksetaraan
2 Dampak Inklusi Keuangan dan Kewirausahaan Sosial terhadap Ketimpangan Pendapatan
3 Masa Depan Petani Petani Kecil: Memberi Makan Dunia dan Mempertahankan Pendapatan
4 Ketidaksetaraan Perangkap di Dinamika Perkotaan
5 Teknologi dan Ketidaksetaraan: Dimana Kita dan Dimana Kita Akan Berada?
6 Pertumbuhan Ekonomi Inklusif: Bagaimana Haruskah Indonesia Beradaptasi terhadapnya?
7 Jaminan Sosial: Cara untuk Meningkatkan
8 Lihatlah ke Timur: Masa Depan Indonesia
9 Ketidaksetaraan dan Konteksnya
10 Kebijakan Fiskal dan Investasi Afirmatif untuk Mengurangi Ketidaksetaraan Pendapatan
11 Memerangi Kemiskinan dan Ketidaksetaraan melalui Penyediaan Layanan Dasar

*registrasi online:

Indonesia Development Forum (IDF) 2017

Socio Cultural and Gender Aspects in Communication of Agricultural Innovation in Tropical Ecosystem (SOGA CUTE)

DEPARTMENT OF COMMUNICATION AND COMMUNITY DEVELOPMENT (KPM) FACULTY OF HUMAN ECOLOGY – BOGOR AGRICULTURAL UNIVERSITY (IPB)

SUMMER COURSE PROGRAMME 2017

Learning outcomes

After completing the Summer Course SOGA CUTE, the participant will be able to identify and to analyze socio-cultural and gender aspects on communication of agricultural innovation

Topics

a. Communication approach in multi stakeholders dialogues

b. Gender analysis and development (agriculture)

c. Participatory mapping for agricultural and rural development d. Collaborative planning in natural resources management

Methods

Mixed methods: lecturing, brainstorming, discussions, case studies, simulation, field trips, and seminars

Course duration

20 to 31 August 2017

Dept. SKPM FEMA IPB FEMA Building Floor 5, IPB Darmaga Campus, Bogor Telp./Facs: +62(0251)8627793

department-of-communicationand-community-development

Contact:

Dr. Siti Amanah (siti_amanah@apps.ipb.ac.id),

Dr. Sarwititi (sarwititi@gmail.com),

Dr. Ratri Virianita (ratri_virianita@yahoo.com)

*SUMMER COURSE PROGRAMME 2017