Tugas Metodologi Penelitian Sosial (6): PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN

Sasaran Praktikum:

  1. Agar mahasiswa mengetahui dan memahami mengenai “rumusan masalah penelitian”;
  2. Agar mahasiswa mengetahui dan memahami landasan yang diperlukan untuk dan proses merumuskan masalah penelitian; dan
  3. Agar mahasiswa mampu merumuskan masalah penelitian dengan baik, benar, dan jelas

Tujuan Praktikum:

  1. Menganalisis dan membahas “rumusan masalah penelitian”;
  2. Merumuskan masalah penelitian: “latar belakang”; “perumusan masalah”; dan “tujuan penelitian”.
  3. Menelaah dan mengomentari secara tertulis “rumusan masalah penelitian”

Proses Praktikum

Persiapan

  1. Kelompok Kecil (KK) mahasiswa menganalisis “rumusan masalah” (latar belakang; perumusan masalahah; dan tujuan penelitian) dari tulisan skripsi dan thesis sesuai dengan thema yang telah ditetapkan antara lain: “Komunikasi”; “Perubahan Sosial”; “Gender”; “Pengembangan Masyarakat dan CSR; dan “Ekologi Manusia”dengan bahan bacaan yang telah disiapkan (BAHAN BACAAN BISA DIPEROLEH DI DOKIS).
  2. Analisis “rumusan masalah” meliputi: (1) apa alasan-alasan normatif dan kebijakan (regulasi); empiris dari berbagai sumber data sekunder; dan konsep atau teori yang menunjukkan suatu kecenderungan, perbedaan, pertentangan, dan perdebatan yang dipaparkan dalam “latar belakang” dan (2) bagaimana keterkaitan antara general research question dan specific research questions atau diantara specific research questions;
  3. Hasil analisis “rumusan masalah penelitian” dipaparkan dalam suatu matriks seperti berikut ini.

No

Analisis

Skripsi

Thesis

1.

Normatif-Kebijakan-Regulasi

2.

Empiris

3.

Konsep-Teori

4.

Keterkaitan antara GRQ-SRQs

5.

Keterkaitan diantara SRQs

Matriks dikirim melalui email kepada Dosen Praktikum pada waktu yang telah ditetapkan;

Secara individu mahasiswa menulis “rumusan masalah penelitian” dalam Bab Pendahuluan yang meliputi: “Latar Belakang”; “Perumusan Masalah”; dan “Tujuan Penelitian”.

Praktikum di Kelas

  1. Pengantar Dosen Praktikum (5 menit);
  2. Kelompok Kecil (KK) mahasiswa mempresentasikan matriks hasil analisis kelompok terhadap skripsi dan thesis (45 menit);
  3. Dalam KK sesuai dengan thematik, masing-masing mahasiswa membaca, menelaah, dan mengomentari tulisan “rumusan masalah penelitian” rekan dalam KK-nya dan hasilnya ditulis dalam bentuk format Ppt (30 menit);
  4. Dari setiap KK sesuai dengan thematik, dipilih salah satu mahasiswa untuk mempresentasikan hasil telaahannya (30 menit);
  5. Evaluasi akhir praktikum oleh Dosen Praktikum (10 menit)
  6. Tugas individu dan telaahan dalam kelas dikumpulkan kepada Dosen Praktikum; dan
  7. Masing-masing mahasiswa memperbaiki tulisan “rumusan masalah penelitian” kemudian dikirim melalui email kepada Dosen Praktikum.

BAHAN BACAAN:

  1. Ruspita, Adelia. 2012. Hubungan Jaringan Komunikasi dengan Perilaku Kewirausahaan Unit UMKM Binaan CDA IPB. Skripsi. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat – IPB. Bogor.
  2. Saputra, Yudi. 2011. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Komunikasi Partisipatif Fasilitator (Kasus PNPM Mandiri di Kota Bandar Lampung). Thesis. Program Studi Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan – Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.
  3. Siwi, Mahmudi. 2012. Dinamika Politik Pemberdayaan dalam CSR (Studi Kasus Program CSR PT. Holcim Indonesia di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor). Thesis. Program Studi Sosiologi Pedesaan – Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.
  4. Sudarmanto, Abdillah Apri. 2010. Persepsi Komunitas Lokal terhadap Program CSR (Kasus Peserta Program Akuh Himung Petani Banua, PT Arutmin Site Satui, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan). Skripsi. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat – IPB. Bogor.
  5. Hamzah, Awaluddin. 2008. Respon Komunitas Nelayan terhadap Modernisasi Perikanan (Studi Kasus Nelayan Suku Bajo, di Desa Lagasa, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara). Thesis. Program Studi Sosiologi Pedesaan – Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.
  6. Susanto, Rofian Dedi. 2009. Analisis Perubahan Sosial dan Institusi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir (Studi Kasus Masyarakat Suku Laut di Desa Airsena Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau). Skripsi. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat – IPB. Bogor.
  7. Hidayati, Ulfa. 2007. Gerakan Konservasi Perempuan Nyungcung: Hasil Interaksi antara Kemiskinan, Budaya Patriarkhi dan Pengaruh Ornop. Thesis. Program Studi Sosiologi Pedesaan – Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.
  8. Mediansyah, Sani Ramdan. 2009. Analisis Sosial Ekonomi Dampak Pencemaran Lingkungan di DAS Cikijing (Studi Kasus Rumahtangga Petani Desa Bojongloak, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat). Skripsi. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat – IPB. Bogor.
  9. Palit, Maria Anthoneta Paschalina. 2009. Status dan Peran Wanita Tani Etnik Papua dalam Pengambilan Keputusan Rumahtangga di Distrik Sentani Kabupaten Sentani, Provinsi Papua. Program Studi Ilmu Penyuluhan Pembangunan – Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.
  10. Yuwono, Pulung Anggi. 2012. Analisis Gender pada Program PUAP (Pengembanan Usaha Agribisnis Perdesaan) (Kasus Petani Lahan Kering Peserta Program PUAP di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat). Skripsi. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat – IPB. Bogor.

DOWNLOAD: Panduan Praktikum ke 6 Metodologi Penelitian Sosial – Perumusan Masalah

Materi Kelembagaan, Organisasi dan Kepemimpinan: Organisasi Kompleks dan Birokrasi

Masyarakat mutahir, semakin mengutamakan rasionalitas efektifitas dan efisiensi sebagai moral kerja—bergantung pada pengelompokan sosial yang secara rasional dibentuk untuk mencapai tujuan yang ditetap.

Organisasi adalah unit sosial (atau pengelompokan manusia) yang sengaja dibentuk dan dibentuk kembali dengan penuh pertimbangan dalam rangka mencapai tujuan tertentu.

Fungsi Tujuan Organisasi: memberi arah melakukan kegiatan untuk mewujudkan sesuatu yang dikejar pada   masa yang akan datang.

Dalam bentuknya: (1) sumber legitimasi, (2) sebagai pedoman menilai efisiensi dan efektifitas organisasi, (3) tolok ukur menilai organisasi berjalan baik.

Selengkapnya: Organisasi Kompleks dan Birokrasi

Perubahan Sosial: Gerak Perubahan Sosial Evolusi dan Revolusi

“Saya merasa amat sulit untuk menemukan hukum universal yang manapun juga mengenai timbulnya revolusi – kecuali beberapa syarat mengenai situasi dan keadaan psikis untuk pecahnya revolusi-revolusi semacam itu.  Dan saya hampir tidak melihat kemungkinan untuk   menetapkan adanya keteraturan dalam jalannya revolusi, sekali revolusi itu dimulai. Penulis-penulis telah berusaha menguraikan situasi-situasi pra-revolusi dan mencoba menemukan urutan yang stereotipe dari tahap-tahap revolusi.  Saya sampai pada kesimpulan, bahwa cara-cara mereka dalam usaha itu, terlalu dangkal dan dalam banyak hal kurang peka dan terlalu simplistik….. Saya juga menganggap tidak begitu penting untuk berusaha menggantikan dugaan-dugaan spekulatif yang dikembangkan oleh penulis itu, serta sedikit banyak sudah dijabarkan dengan konstruksi-konstruksi saya sendiri yang tidak kalah spekulatifnya” (Wertheim, 1976)

Selengkapnya: Gerak Perubahan Sosial Evolusi dan Revolusi

 

Tugas Praktikum ke-4 Sosiologi Pedesaan: Konflik dan Potensi Konflik di Pedesaan

Penjelasan Tugas:

  1. Tugas dikerjakan secara berkelompok dan dikumpulkan sesuai dengan kesepakatan kelas melalui asisten masing-masing.
  2. Sistematika pembuatan makalah kelompok adalah: membuat ikhtisar bacaan, kerangka berpikir (analisis), kemudian hasil analisis kelompok sesuai dengan soal yang diajukan.

Bahan Bacaan (bahan bacaan hardcopy bisa diperoleh melalui asisten atau PJ kelas):

  1. Konflik Kasus Cimacan dan Tapos;
  2. Inovasi Penyelesaian Sengketa Sumberdaya Hutan (Faisal Fuad dan Siti Maskanah, 2000)

Pertanyaan Analisis:

  1. Bagaimana kondisi konflik yang terjadi pada kasus yang terdapat dalam bacaan? Deskripsikan alurnya dan jelaskan.
  2. Sebutkan dan jelaskan sumber-sumber penyebab konflik?
  3. Analisa apa saja akibat konflik yang ditimbulkan?
  4. Bagaimana pencegahan konflik yang bisa dilakukan agar konflik serupa tidak terjadi? Jelaskan jawaban kelompok anda.

Selengkapnya silahkan download:

  1. Tugas Sosiologi Pedesaan Praktikum ke-4 (word)
  2. Tugas Sosiologi Pedesaan Praktikum ke-4 (PDF)

Tugas Praktikum MPS: Mengidentifikasi Teori dan Tinjauan Pustaka

Perdalam topik yang dipilih pada praktikum ke-3. Setiap kelompok mencari dan membaca 3 buku yang memuat teori yang relevan dengan topik yang dipilih (merujuk pada diagram proses penelitian dari Babbie 1979 dan kuliah minggu ke-3). Tugas yang dikumpulkan pada praktikum ke-4 adalah:

  • Kemukakan teori yang akan digunakan yang diperoleh dari dalam buku sesuai dengan topik yang dipilih
  • Kemukakan konsep dan variabel yang hendak digunakan dalam topik penelitian

Tugas setiap kelompok dipresentasikan selama 5 menit dengan memaparkan:

  • Teori yang digunakan (beserta rujukan yang dipakai)
  • Konsep dan variabel dari teori yang digunakan

Selengkapnya:

  • Panduan Praktikum 4 MPS identifikasi teori, tinjauan pustaka, kerangka pemikiran, konsep dan variabel penelitian (PPT)
  • Panduan Praktikum 4 MPS identifikasi teori, tinjauan pustaka, kerangka pemikiran, konsep dan variabel penelitian (PDF)

Tugas Praktikum Kajian Agraria: Petani Beragam Konsep

Bahan Bacaan (Utama):

  1. Struktur Agraria, Proses Lokal, dan Kekuasaan: Sajogyo
  2. Petani Dalam Perspektif Moral Ekonomi dan Politik Ekonomi: Syaiful Bahari
  3. Transisi Penyakapan Dalam Industri Pertanian: Ivanovich Agusta

Catatan: Bahan Bacaan telah didistribusikan lebih awal berupa hardcopy

Petunjuk:

  1. Bacalah Bahan Bacaan di atas dengan baik!
  2. Kemudian baca juga Materi Kuliah II  dengan baik!
  3. Diskusilah dengan Kelompok Anda dalam menjawab empat pertanyaan (Tugas).
  4. Sebagai hasil dari Tugas Kelompok, diharapkan Laporan (Tugas) yang dikumpulkan telah merupakan hasil diskusi kelompok, untuk tujuan tersebut berkomunikasi dan kerjasamalah!
  5. Dosen/Asisten Praktikum dapat melakukan berbagai cara/metode untuk melakukan penilaian atas hasil Laporan/Tugas Kelompok, misalnya Mengadakan Kuis!
  6. Mahasiswa sangat disarankan menggunakan literatur lain (sumber rujukan lain) dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan (Tugas)!
  7. Laporan dikumpulkan paling lambat Selasa 25 September 2012, sebelum Pukul 13.00 WIB (Sesuai kesepakatan dengan Dosen/Asisten Praktikum.

Selengkapnya: Praktikum Kajian Agraria – Petani Beragam Konsep

Kajian Agraria: Konsep Petani (Materi Kuliah ke-2)

Petani menurut pendapat Eric Wolf (1966) adalah “….peasant are farmers who……… are more concerned with satisfying the needs of the household than with obtaining a profit. Peasants do produce for exchange; surpluses are transferred to a dominant group of rulers who use them in part to underwrite their own standard of living and in part to distribute food to urban dwellers and specialists.”

Sedangkan Daniel Thorner (1963) (cendrung bicara mengenai ekonomi peasant) “….peasant economy is an agricultural economy where producers are able to feed not only themselves but also contribute towards the subsistence of specialists and urban dwellers; peasants thus produce for exchange.”

Selangkapnya: Kajian Agraria – Konsep Petani

Materi KOK-3: Lembaga dan Organisasi Masyarakat

Adam Smith dalam bukunya ”Wealth of Nation”, mengatakan bahwa tidak ada bentuk yang berbeda antara pemaknaan ekonomi dan sosial.  Invisible Hand  akan mengatur ketidakteraturan akibat perkembangan ekonomi.  Sementara, Max Weber yang dikenal sebagai tokoh sosiologi adalah pendiri ilmu Sosiologi Ekonomi  menjelaskan kelembagaan ekonomi berfungsi saling menguatkan antar unit sosial, sebagaimana ia lakukan dalam analisis hubungan  industrial (Buku”Economic and Society” dan ”General Economic Histroy”).

Sedangkan menurut Granovetter dan Swedberg (1992), analisis sosiologi perlu dilakukan secara bersamaan dengan ekonomi, karena 3 alasan:

  1. economic action is a form of social action,
  2. economic action is a socially situated, dan
  3. economic institutions are social construction.

Materi selengkapnya: PB 02 Kelembagaan, Organisasi dan Kepemimpinan: Lembaga dan Organisasi

Materi Kuliah Perubahan Sosial: Sumber dan Pola (Arah) Perubahan Sosial

Perubahan sosial merupakan sesuatu yang pasti terjadi. Perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat atau komunitas dapat dilihat sumber dan pola (arah) nya. Pada kuliah minggu ke-3 perubahan sosial ini akan dijelaskan perubahan sosial dari berbagai perspektif teori, sumber dan arah perubahan sosial.

Bahan kuliah selenhgkapnya disini.

Tugas Praktikum Sosiologi Pedesaan (Praktikum 3)

Pertanyaan tugas praktikum 3 Sosiologi Pedesaan:

  1. Identifikasi apakah yang dimaksud dengan desa sesuai dengan bahan bacaan yang ada (terlampir), diskusikan dalam kelompok anda; dan
  2. Identifikasi apakah yang dimaksud dengan petani,  jelaskan perbedaan antara farmer dan peasant sesuai dengan bahan bacaan yang ada (terlampir).

Tugas dikumpulkan sesuai kesepakatan dengan asisten di kelas praktikum masing-masing dan praktikum dilaksanakan pada hari kamis, 20 September 2012 pukul 15.00-17.00 dan hari jumat, 21 September 2012 pukul 07.00-09.00.

Materi download di sini: Desa dan Petani (Praktikum 3)