E: skpm@apps.ipb.ac.id | LINE: @skpm_ipb

Monitoring dan Evaluasi

Mekanisme monitoring penyelenggaraan kuliah menyangkut (1) monitoring ketepatan jadwal (waktu dan durasi) perkuliahan/ praktikum dan jumlah minimal pertemuan per semester a.l. jumlah jam per pertemuan, (2) monitoring ketepatan isi materi kuliah/ praktikum (3) jumlah dan siapa dosen (4) ketepatan  isi materi kuliah dan metode perkuliahan (5) ketepatan penyelengagaraan UTS dan UAS, (6) ketepatan materi ujian , ketepatan waktu pengumuman kepada mahasiswa. Informasi dikumpulkan dari berita acara. Tolok ukur monitoring didasarkan pada perencanaan perkuliahan yang tertuang dalam kontrak perkuliahan dan RPAK/silabus, Surat Keputusan Departemen dan berita acara perkuliahan serta ujian.

Monitoring dilakukan oleh Gugus Kendali Mutu (GKM) dengan melibatkan Koordinator Mayor S-1/Ketua Program Studi S-1KPM dan Dosen Koordinator matakuliah. Khususnya monitor kehadiran dosen dalam perkuliahan dan praktikum didasarkan pada surat penugasan dosen hasil rapat bagian untuk persiapan semester berikutnya. Tanggungjawab memonitor terutama diemban oleh koordinator matakuliah bersangkutan. Pemantauan masuk tidaknya dosen dalam kuliah atau praktikum dapat diketahui dari berita acara pertemuan perkuliahan. Apabila, dosen terlambat  wakil mahasiswa (penanggungjawab matakuliah) bisa menghubungi atau melaporkan kepada pegawai administrasi pendidikan dan dosen koordinator dapat diketahui dari petugas administrasi pendidikan yang membawa peralatan (LCD dan laptop). Apabila dosen berhalangan hadir, sebelumnya dosen yang bersangkutan akan meminta ijin dan melaporkan apa berhalangan hadir dan segera dicari dosen penggantinya. Apabila dosen bersangkutan tidak masuk kuliah tanpa ijin kepada koordinator, sesuai dengan kontrak perkuliahan dan berdasarkan hasil evaluasi mahasiswa akan ditegur secara kolegial oleh koordinator mata kuliah bersangkutan dan apabila tidak diatasi di tingkat Koordinator mata kuliah, maka akan diteruskan ditingkat GKM. Di tingkat ini GKM dengan bekerjasama dengan Ketua Bagian menertibkan dosen bersangkutan.

Pemantauan kehadiran mahasiswa dilakukan oleh dosen koordinator mata kuliah. Dosen kelas bertanggungjawab untuk memonitor kehadiran mahasiswa untuk memastikan agar mahasiswa memenuhi persyaratan untuk mengikuti ujian. Bagi mahasiswa yang ketidakhadiran kuliahnya melebihi 20 diperingatkan oleh dosen kelas yang bersangkutan. Sebelum UAS dosen Koordinator Mata kuliah akan mengumumkan mahasiswa yang berhak dan tidak berhak mengikuti UAS.

Untuk memonitor substansi materi kuliah/praktikum dilakukan melalui lokakarya akademik yang diadakan setiap 5 tahun sekali (khususnya di awal kepemimpinan Departemen baru). Dalam lokakarya akademik ini disajikan rencana pengajaran setiap mata kuliah untuk mendapatkan masukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan relevansi kebutuhan pengembangan kompetensi lulusan dan perkembangan metode pengajaran yang sesuai termasuk di dalamnya pendekatan Student Centered Learning (SCL). Di dalam lokakarya ini merupakan arena untuk mendapatkan tanggapan, masukan dari sesame dosen di departemen untuk melihat keterkaitan anatar mata kuliah, serta kebaruan buku-buku teks dan metode pengajaran yang digunakan. Selanjutnya Silabus/Rencana Pengajaran yang telah didiskusikan dalam lokakarya dipernaiki dalam rapat-rapat koordinataor matakuliah bersama timnya.

Leave a Reply

*