Mengintip Cerita Lulusan Tercepat Program Regular SKPM IPB 2019

HIMBRENEWS, SKPM IPB Dapat lulus dengan cepat sudah menjadi mimpi setiap mahasiswa. Tak terkecuali Rizky Agwin Eka Putri, mahasiswi asal Depok yang berhasil sidang pertama kali pada  program regular di Departemen sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Universitas IPB. Sidang tersebut berlangsung pada Selasa, 30 April 2019 lalu dengan judul skripsi “Analisis Keberhasilan Program Social Responsibility terhadap Implementasi Creating Shared Value.

Mengaku memiliki kemampuaan belajar yang biasa saja, mahasiswi berusia 23 tahun ini membuktikan bahwa tekun dan gigih merupakan kunci utama untuk meraih prestasi. Ia mengatakan orang yang rajin tidak akan kalah dengan orang yang pintar. Setelah menempuh perjalanan yang penuh perjuangan panjang akhirnya perempuan yang biasa disapa Kiky ini dapat menyelesaikan studinya bahkan sebelum waktu yang telah ia targetkan.

“Aku memang sudah menargetkan agar selesai sebelum lebaran ini, tapi Alhamdulillah bisa selesai bahkan sebelum masuk Ramadhan,” ujarnya ramah.

Bukannya stress, selama proses penyusunan skripsi, yang dirasakan oleh Kiky adalah menyenangkan. Baginya, mencintai hal yang menjadi pekerjaannya adalah sebuah keharusan untuk dapat mencapai hasil yang optimal. Terlebih, topik yang diambil oleh Kiky termasuk tidak umum untuk diambil oleh rekan-rekan seperjuangannya. Walau sempat merasa ragu pada diri sendiri, tapi akhirnya ia mampu mengalahkan keraguan itu dan berhasil melaluinya.

Di tahun- tahun sebelumnya, salah satu bagian dari SKPM angkatan 52 ini juga sangat aktif di berbagai organisasi mahasiswa dan kepanitiaan. Semenjak zaman PPKU (Program Persiapan Kompetensi Umum) ia tergabung dalam Ormawa BEM KM Universitas IPB, selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Divisi di Kepanitiaan tingkat IPB yaitu Olimpiade Mahasiswa IPB dan IPB Art Contest. Rajin belajar tidak menutup diri untuk aktif di bidang selain akademik.

Diakhir wawancara Kiky mengungkapkan perasaannya “Selain bahagia aku juga merasa bangga pada diri sendiri, karena telah mampu melewati perjuangan ini sesuai timeline yang aku rencanakan, walau yaa..banyak kejutan di dalamnya,” tutur Kiky. “Intinya, jangan segan untuk bermimpi setinggi langit, ga usah hiraukan kritik- kritik yang tidak membangun dari lingkungan sekitar. Cukup fokus dengan hal yang mendukung dan membangun. Kan mimpi ga bayar, yang mahal itu perjuangannya,” pesan Kiky sungguh- sungguh. (SA)

Related Posts

Leave a Reply

*