Tips Menjadi Mahasiswa Unggul!

HIMASIERA, SKPM IPB – Istilah unggul merupakan kata sifat yang sering kita dengar di Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM). Baik itu yang diucapkan oleh dosen, asisten praktikum ataupun dalam obrolan antar mahasiswa, “Unggul sih,”  ucap mereka.

Menurut kamu, kriteria seperti apa yang dapat mencirikan seorang mahasiwa menjadi unggul?

Kriteria mahasiswa unggul

Mahasiswa SKPM di tahun pertama memiliki jadwal yang lebih sedikit dibandingkan mahasiswa departemen lainnya, berbeda dengan mahasiswa SKPM yang telah memasuki tahun kedua dan seterusnya. Meskipun tidak memiliki jadwal hingga hari Sabtu, jadwal perkuliahan dari hari Senin hingga Jum’at sudah terbilang padat, ditambah dengan penugasan rutin di setiap minggunya. Di tengah kesibukan kuliah tersebut masih ada lagi tuntutan organisasi dan kepanitiaan, maka dari itu mahasiswa yang berprestasi di bidang akademik serta aktif di bidang non akademik dan memiliki hubungan baik dengan rekan- rekan mahasiswa secara bersamaan menjadikan mahasiswa disebut unggul.

Tips unggul belajar dan bergorganisasi

Tips-tips unggul belajar dan berorganisasi ini disampaikan oleh Saniyyah Faisal Thalib SKPM 53 dan Ilham Rizkia Maulana SKPM 54. Keduanya merupakan contoh mahasiswa dan mahasiswi dengan IPK tinggi sekaligus sibuk di organisasi dan kepanitiaan.

1. Tentukan target sejak awal semester

Memiliki target merupakan salah satu cara untuk tetap semangat dalam belajar. Apabila di setiap mata kuliah sudah ditargetkan untuk mendapat nilai A, maka selaraskaan dengan usaha. “Usahakan ga pernah bolos kuliah dan selalu kontribusi di kerja kelompok pas tugas maupun diskusi. Usahakan juga aktif di kelas praktikum karena nilai praktikum juga membantu nilai banget bagi aku sih,” ujar Saniyyah

2. Etika di kelas

Tidak tidur, tidak bermain handphone, serta memperhatikan dosen saat di kelas merupakan hal yang seharusnya dilakukan. Namun, mendengarkan pemaparan materi dari dosen dan geseran slide demi slide  selama puluhan menit terkadang membuat bosan dan mengantuk. Hal ini dapat dihindari dengan mencatat, datang lebih awal, duduk di kursi bagian depan, atau mungkin bisa dengan makan permen, asalkan jangan sampai tertidur di kelas.

3. Kenali tipe belajarmu

Membuat kamu lebih mudah dalam menentukan cara belajar. Berdisuksi bersama teman, mencatat di kelas, mencicil materi pembelajaran sebelum pekan UTS dan UAS tiba atau menyimak dosen di kelas akan memudahkan dalam menghadapi ujian.

4. Seimbang belajar, organisasi dan bermain.

Giat dan tekun bukan berarti belajar terus menerus. Berorganisasi juga penting untuk mengasah soft skill. Menurut Ilham, perlu untuk mencukupkan di setiap porsinya, baik itu belajar, berorganisasi maupun bermain. “Pokoknya usahakan jangan ada yang terlalu berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan itu gak baik, walaupun gak berlebihan bukan berarti kita gak bisa maksimalin prestasi kuliah atau organisasinya kok, tetap bisa banget asalkan kita konsisten buat jaga porsi waktu dan tenaga buat semua kegiatan kita,” jelas Ilham.

5. Kekuatan doa

Hasil yang baik diperoleh dengan usaha dan doa yang berjalan beriringan. So, selain hubungan baik dengan orangtua, dan rekan, hubungan dengan Tuhan adalah yang utama. Hal ini akan menambah semangat dan kepercayaan diri dalam menjalankan aktivitas sehari- hari. (SA)

 

Related Posts

Leave a Reply

*